-->

Integrasi Iman, Ilmu, dan Amal

Diposting oleh Fian Syauqi on Kamis, 16 Agustus 2012


iman, ilmu dan amal
Dalam pandangan islam, antara agama, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni terdapat hubungan yang harmonis dan dinamis yang terintegrasi kedalam suatu sistem yang disebut dinul islam. Di dalamnya terkandung tiga unsur pokok, yaitu akidah, syari’ah dan akhlak, dengan kata lain Iman, Ilmu dan Amal shaleh. Sebagaimana digambarkan dalam Al-Quran yang artinya : 

Tidakkah kamu perhatikan Allah telah membuat perumpamaan kalimat yg baik(Dinul Islam) seperti sebatang pohon yg baik,akarnya kokoh(menghujam ke bumi) dan cabangnya menjulang ke langit. Pohon itu mengeluarkan buahnya setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan – perumpamaan itu agar manusia selalu ingat" ( QS : 14 ;24-25).

Ayat diatas mengindentikkan bahwa Iman adalah akar,Ilmu adalah pohon yg mengeluarkan dahan dan cabang-cabang ilmu pengetahuan.Sedangkan Amal ibarat buah dari pohon itu identik dengan teknologi dan seni. Ipteks dikembangkan diatas nilai-nilai iman dan ilmu akan menghasilkan amal saleh bukan kerusakan alam.


Islam adalah agama wahyu yang mengatur sistem kehidupan yang paripurna. Keparipurnaannya terletak pada tiga aspek yaitu : aspek Aqidah, aspek ibadah dan aspek akhlak. Meskipun diakui aspek pertama sangat menentukan,tanpaintegritas kedua aspek berikutnya dalam perilaku kehidupan muslim, maka makna realitas kesempurnaan Islam menjadi kurang utuh, bahkan diduga keras akan mengakibatkan degradasi keimanan pada diri muslim, sebab eksistensi prilaku lahiriyah seseorang muslim adalah perlambang batinnya.

Keutuhan ketiga aspek tersebut dalam pribadi Muslim sekaligus merealisasikan tujuan Islam sebagai agama pembawa kedamaian, ketentraman dan keselamatan. Sebaliknya pengabaian salah satu aspek akan mengakibatkan kerusakan dan kehancuran

Agama (Iman) berfungsi untuk memberikan arah bagi seorang ilmuwan untuk mengamalkan Ilmunya. Dengan didasari oleh keimanan yang kuat, pengembangan ilmu dan teknologi akan selalu dapat dikontrol beradapada jalur yang benar. Sebaliknya, tampa dasar keimanan ilmu dan teknologi dapat disalahgunakan sehingga mengakibatkan kehancuran orang lain dan lingkungan.

14 komentar:

  1. . . bener juga kawan. seandenya salah satu itu terlupakan. gimana jadinya?!? huhh . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, intinya paling utama iman..jika udah ada iman yang lain pasti ngikut :)

      Hapus
  2. spertinya dah cocok jdi ustad ne..bhsanya mudah dimengerti..hehe

    kunjungan balik ne..:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaaha...cukup lah my mother ustadzalias guru agama...tiap hari dengar ceramahnya..
      oke unni yura, uni dari padang :D

      Hapus
  3. Apa gunanya ilmu tanpa amal, dan apa gunanya amal tidak di sertai dengan iman. Maka semuanya akan sia-sia.

    Saya setuju gan.

    BalasHapus
  4. maaf bang saya gak ngerti soalnya saya hindu :) hihi
    folback sukses bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe nggak masalah, jalin kerukunan antar umat beragama tanpa membedakan.
      ok thanks yog.. :)

      Hapus
  5. GAN ADA PENGHARGAAN TUH :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa udah liat..hahaa makasi yah, nggak nyangka nih, pertama kalinya ngerasain award :D

      Hapus
  6. wahhh pas sekali dengan bahasan tugas saya
    setuju saya
    okkk
    syukron
    bisa buat tambahan referensi
    :)

    BalasHapus
  7. sama2...semoga bermanfaat :)

    BalasHapus

Silahkan komentar apa saja, mau OOT juga ga masalah, kecuali :

1. Ninggalin link hidup
2. SPAM
3. komentar dari obat bisul, dan obata2an mengerikan lainnya

hehehe....

 
Design by SEO Friendly Blogger Template redesign by Fian Syauqi